kita sangat dekat dengan Allah

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Allah Ta’ala berfirman : “Aku menurut sangkaan hambaKu kepadaKu, dan Aku bersamanya apabila ia ingat kepadaKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam dirinya maka Aku mengingatnya dalam diriKu. Jika ia ingat kepadaKu dalam kelompok orang-orang yang lebih baik dari kelompok mereka. Jika ia mendekat kepadaKu sejengkal maka Aku mendekat kepadanya sehasta. jika ia mendekat kepadaKu sehasta maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepadaKu dengan berjalan maka Aku datang kepadanya dengan berlari-lari kecil”. (Hadits ditakhrij oleh Bukhari)

kalau kita pengen melibatkan allah pantaskan diri kita, karena allah itu menlong hambanya,sesuai dengan usaha mendekatkan diri kepada allah, siapa yang datang kepada

allah sejengkal, allah datang kepadamnya sehasta,siapa yang datang kepada allah sehasta

,maka allah mendekat kepadanya sedepa, siapa yang datang dengan cara berjalan, allah datang kepada

dia berlari, artinya llah itu tergantung gimana usaha kita.

makin kita pantas, makin kita soleh,makin kita dekat sama allah,makin llah mudahkan urusan kita

karena tidak ada kemudahan disisi allah kecuali didapatkan dengan ketaatan kepada allah,jadi tidak mungkin kita dapat kemudahan dari allah hanya dengan berkhayal. dekatkan diri kepada allah bukan sekedar

berkhayal,doanya bagus kepada allah tapi kehidupan dia tidak dekat dengan allah.

Misalnya…Saat kuliah pusing mikirin tugas, setelah kuliah kita takut tidak akan mendapat pekerjaan, maka dekatkan diri kita kepada yang mempunyai dunia ini..

Kita yakin baha allah maha pemberi rizki, hidup kita itu ada digenggaman allah, harta kita itu ada ditangan allah terus kenapa kita menjadi khuatir, kenapa kita menjadi galau..

Ini karena kita kurang percaya kepada allah ..padahal allah mengatakan dalam surah hud ayat 6


Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (Surah Hud, ayat 6).

Maka datang lah kepada allah,ketika kita berleha leha kepada allah,,atau kita menunda nunda waktu untuk datang kepada allah.,seperti itu juga allah menunda nunda waktu untuk datang kepada kita ketika kita panggill, ketika kita berdoa….maka marilah kita koreksi diri kita kita sendiri seberapa dekatkah kita kepada sang pencipta,…semoga kita menjadi orang yang beruntung didunia maupun dikahirat kelak..amin ya rabbal alamin

johan

Terimakasih sudah mengunjungi blog kami dan Silahkan tinggalkan komentar, kritik, maupun saran :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *